23 September 2026
Mengenalkan nama perasaan kepada anak
Gunakan kata perasaan singkat saat momen sehari-hari yang tenang. Sebutkan yang terlihat tanpa terlalu menebak, terima perasaan, lalu tawarkan dukungan.

Anak sering menunjukkan perasaan sebelum dapat menamainya. Pakai satu kata sederhana yang terkait hal terlihat: “Kamu tampak kesal; tutupnya sulit dibuka.” Jaga suara tetap tenang, terima perasaannya, lalu tawarkan bantuan atau pilihan aman. Menamai adalah alat bahasa, bukan tuntutan agar anak langsung tenang.
Ringkasan utama
- Sebutkan tanda yang terlihat dan beri ruang bila anak tidak setuju.
- Gunakan kata sederhana seperti senang, sedih, khawatir, atau kesal.
- Bangun koneksi dulu; bicarakan pilihan setelah momen intens berlalu.
- Jangan mengubah kata perasaan menjadi label untuk anak.
| Namai | “Kamu tampak kesal; baloknya terus jatuh.” |
|---|---|
| Terhubung | “Aku di sini. Boleh merasa kesal.” |
| Bantu | “Mau dibantu, dipeluk, atau istirahat?” |
| Bahas lagi | Bicara singkat setelah tenang; jangan memberi ceramah saat anak kewalahan. |
Berlatih saat suasana tenang
- Tunjuk wajah atau situasi dalam buku bergambar yang akrab.
- Tawarkan satu kata perasaan dan satu petunjuk yang terlihat.
- Peragakan dengan suara atau tubuh secara lembut tanpa melebih-lebihkan kesedihan.
- Gunakan kembali kata itu pada momen nyata yang biasa.
Apa yang bisa diamati
Amati apakah anak melihat wajah Anda, menunjuk gambar, meniru kata atau gestur, atau mencari kenyamanan. Contoh CDC usia dua tahun mencakup menyadari saat orang lain terluka atau sedih. Itu bukan berarti anak harus tepat menamai semua perasaan.
Apa yang berguna untuk dicatat
Catat situasi, tanda yang terlihat, kata yang Anda gunakan, dan apa yang membantu. Hindari hanya menulis “tantrum”; “menangis saat bermain selesai, meraih saya, tenang setelah dipeluk dan jeda” memberi lebih banyak konteks.
Pertanyaan untuk tenaga kesehatan
Anda dapat bertanya: “Bagaimana kami mendukung komunikasi dan regulasi di usia ini, dan apakah pola yang saya lihat perlu dinilai?” Bawa contoh dari tidur, makan, bermain, dan pergantian kegiatan bila relevan.
Batas panduan ini
Kata perasaan bukan diagnosis, dan perilaku punya banyak kemungkinan penyebab, termasuk lelah, lapar, nyeri, stres, dan kesulitan komunikasi. Pencatatan bukan diagnosis. Cari bantuan kompeten untuk menarik diri berkepanjangan, kesulitan berat, bahaya, kemunduran, atau kekhawatiran lain.
Lanjutkan dengan panduan jeda bermain dan interaksi timbal balik. tanda anak perlu jeda bermain bermain interaksi timbal balik
Sumber
Setiap angka dalam panduan ini merujuk ke salah satu sumber berikut.
- CDC — Milestones in Action: By 2 Years
- UNICEF East Asia and Pacific — Positive parenting for ages 0–5
- Kementerian Kesehatan RI — Buku KIA 2024
Informasi umum, bukan nasihat medis. Konsultasikan kondisi anak Anda dengan dokter anak.
- Kategori
- Pengasuhan · Tumbuh kembang anak
- Jenis
- Pendamping milestone & aktivitas bayi
- Kompatibilitas
- iPhone (iOS) dan Android
- Model bisnis
- Gratis untuk memulai, untuk si kecil 0–24 bulan

